Mengenal JSON atau JavaScript Object Notation

Share:
Simeedun | Pada tulisan kali ini akan membahas tentang pengenalan JSON. Apa itu JSON? Apa yang bisa JSON lakukan? Selain itu juga akan membahas berbagai manfaat dan kegunaan JSON. Apabila anda pernah membuat web atau mengembangkan aplikasi berbasis web, tentunya anda pernah mendengar JSON atau setidaknya pernah membacanya secara sekilas. Mari kita mengenal JSON. MENGENAL JSON, APA ITU JSON? JSON merupakan open standard untuk pertukaran data yang berupa teks. Dengan menggunakan syntax yang sederhana, anda bisa menyimpan apapun, mulai dari data berupa number, string, array dan object dalam bentuk teks. Sekali anda membuat string JSON, maka cukup mudah untuk mengirimkannya ke aplikasi lain, karena ia hanya berupa teks. 

JSON merupakan kepanjangan dari JavaScript Object Notation. Sesuai dengan namanya, maka ia berdasarkan bagaimana anda mendefinisikan obyek dan array. KELEBIHAN JSON Beberapa kelebihan dan manfaat dari JSON antara lain: Mudah dibaca atau ditulis oleh komputer atau manusia hampir semua bahasa pemrograman menyediakan library atau function yang memudahkan untuk membaca atau membuat struktur JSON. JSON mudah sekali dipetakan pada struktur data yang digunakan oleh sebagian besar bahasa pemrograman terkait data berupa number, string, boolean, null, array dan associative array. MANFAAT JSON JSON pada umumnya sering digunakan pada aplikasi web untuk mengirim data dari server ke browser. 

Sebagai contoh kasus misalnya seperti ini: Seorang user melakukan klik pada gambar thumbnail sebuah produk yang dijual disebuah toko online selanjutnya script Javascript dijalankan pada browser, melakukan Ajax request ke script PHP yang dijalankan pada server, melemparkan ID dari produk yang dipilihKemudian script PHP mengambil data nama produk, deskripsi, harga dan info-info lainnya dari database. Kemudian data dirubah dalam bentuk JSON dan dikirimkan kembali ke browser Javascript yang jalan di browser kemudian membaca format JSON dan menampilkan detail informasi pada user saat proses itu terjadi, browser pada user tidak perlu reload atau berganti halaman. Semuanya terjadi di background.
Berikut contoh penampakan data JSON :

{
 "glossary": {
  "title": "example glossary",
  "GlossDiv": {
   "title": "S",
   "GlossList": {
    "GlossEntry": {
     "ID": "SGML",
     "SortAs": "SGML",
     "GlossTerm": "Standard Generalized Markup Language",
     "Acronym": "SGML",
     "Abbrev": "ISO 8879:1986",
     "GlossDef": {
      "para": "A meta-markup language, used to create markup languages such as DocBook.",
      "GlossSeeAlso": ["GML", "XML"]
     },
     "GlossSee": "markup"
    }
   }
  }
 }
}


Dan banyak lagi contoh JSON lainnya silahkan langsung kunjungi sumber http://json.org/example.html

Anda bisa bereksperimen mebuat data JSON dengan cara manual menggunakan text editor favorit anda.  Setelah jadi jangangan lupa cek valid atau tidah nya JSON yg sudah di buat pada halaman web ini http://jsonlint.com

Untuk artikel selanjutnya kita akan bahas bagai mana cara menampilkan data pada data base ke bentuk JSON.
Artikel Terkait :